Kancil, Kura-kura dan computer tablet


Sebuah desa bernama hutan rimba, hiduplah seekor kancil yang baru menginjak kelas 4 SD. Dia sedih karena sering diolok-olok teman-temannya akibat muncul cerita “Kancil Mencuri Ketimun”. Padahal, dia sudah meyakinkan teman-temannya, bahwa itu adalah dongeng belaka. Teman-teman kancil tidak peduli dengan apa yang dikatakan oleh kancil, yang penting bagi mereka meledek kancil adalah merupukan sebuah kepuasan. “kancil maling, kancil maling”, begitulah ledekan mereka.

Dalam kesendiriannya, kancil tiba-tiba didatangi oleh temannya kura-kura yang bijaksana. Kancilpun berkeluh kesah. “kur, kenapa ya sekarang anak-anak di desa kita tidak berhenti meledek aku?”.

Sambil tersenyum, kura-kura menjawab “tenanglah cil, semua ada hikmahnya”.

“hikmah bagaimana kur? Hatiku tertekan, kamu tahu khan? Aku ini sering menyumbang ide untuk kemajuan desa kita. Tapi gara-gara cerita kancil mencuri timun yang disebarkan oleh si anjing, aku sering diledek sama teman-taman”, kancil sambil emosi.

“aku tahu cil, tapi kamu harus bersabar mengahadapi cobaan ini.”

“sabar? Ingin rasanya aku membunuh si anjing”, emosi kancil semakin meluap.

“hahahaha, ada-ada saja kau cil, jelaslah kalau kau ingin membunuh si anjing, kau juga yang akan terbunuh, dan kalau kau berhasil membunuh anjing, pastinya nama baikmu tidak bisa diselamatkan lagi. Sudahlah, tenangkan hatimu dulu, besok ada sesuatu bagimu”, kura kura membalas dengan senyuman.

Emosi kancil mereda, “baiklah kur, kau memang temanku yang bijaksana, besok ketemuan disini lagi ya, habis subuh”

“oke cil….. jangan melakukan tindakan yang macam-macam ya….. janji?”

“janji kur….”

Kedua sahabat itupun pulang bersama-sama. Dalam perjalanan, kancil berpapasan dengan teman-temannya. Seperti bisaa kancilpun diledek oleh mereka, tidak Cuma kancil, kura-kura juga terkena ledekan mereka, “kancil maling, kura lemot”. Kura-kura berbisik ke kancil “cil, tetaplah tersenyum, karena dengan tersenyum mustahil kamu bisa marah dan tertekan”. “baiklah kur, aku paham. Sampai besok ya….” Sahut kancil dengan tenang.

Keesokan harinya, kura-kura dan kancil kembali bertemu. Sesuai janjinya, kura-kura menunjukkan sesuatu kepada kancil.

“cil, ini yang aku janjikan kepada kamu…”, kata kura-kura sambil tersenyum.

“apa ini kur? Kok bentuknya kotak seperti handphone, tapi lebih besar. Seperti laptop tapi Cuma layarnya saja.”, kancilpun heran.

“ini namanya computer tablet, ini teknologi baru cil, lebih mudah dibawa kemana dan bisa dipakai buat main internet dan bisa menggantikan buku jadi lebih hemat. Udah, bukan computer tablet ini yang aku tunjukkan, tetapi ada lomba yang beberapa hari lalu aku temukan dan bisa memperbaiki nama baik kamu di desa ini.”, jelas kura-kura.

“apa itu kur?”, sahut kancil penasaran.

“gini cil, beberapa hari yang lalu aku browsing dengan google, dan tiba-tiba menemukan lomba cerpen di sarikata.com.”

“apa hubungannya dengan nama baikku?”, kancil semakin penasaran.

“begini, kamu coba ikut lomba itu, dan jika kamu menang, kamu bisa membawa nama desa ini untuk dikenal secara luas, mengingat desa ini sangat terpencil”.

“kalau cerpen sih oke kur, tapi aku mengetik pakai apa? Sedangkan mesin ketik dirumahku baru saja rusak”

“pakai computer tablet punyaku saja cil, bisa juga dibuat mengetik.”

“bagaimana caranya? Aku khan tidak bisa menggunakannya”

Sambil tersenyum, kura-kurapun menjawab, “Jangan katakan tidak bisa dulu sebelum mencobanya, sini aku ajarin cara memakainya sekilas. Kamu pasti cepat menguasainya, karena kamu cerdik, cerdas, dan pintar”

“baiklah kur, aku mau”

Kura-kura mulai mengajari kancil untuk menggunakan computer tablet, dan akhirnya secara singkat kancil bisa mengoprasikannya.

“wah, ternyata mudah sekali ya kur, terima kasih, besok semoga cerpenku dapat segera aku kirimkan”

“sama-sama cil, semoga bisa meraih juara 1. Amiin…. Jangan lupa berdoa juga ya….”

“Amiin, iya kur, sampai besok…”

Semangat yang luar bisaa menyelimuti si kancil. Semalaman kancil menulis cerpennya menggunakan computer tablet, teknologi yang baru dia kenal.

Pagi-pagi kancil  menemui kura-kura.

“pagi kur, ada waktu tidak? Bisa menemaniku ke kota untuk mengirimkan cerpenku ini?”

“wah cil, itu kan bisa dikirim lewat internet.”

“o, gitu ya. Wah aku tidak membaca peraturannya secara detail, hehehe”.

“ya udah, cepet dikirim ya cil.”

“oke kur, ini sekalian aku kembalikan computer tabletmu, terima kasih ya….”

“baiklah cil, pengumumannya minggu depan, semoga menang ya…..”

“amiin….”

Satu minggu kemudian, para pemenang sudah diumumkan di sarikata.com. Kura-kura segera menemui kancil untuk melihat sama-sama pengumumannya, dan tak lupa membawa computer tablet.

“cil, ini lihat sudah ada pengumumannya.”

“mana kur? Wah Alhamdulillah aku dapat juara I kur…..”

“Alhamdulillah cil, akhirnya sebentar lagi nama baikmu akan baik kembali”

Prestasi kancil ini mendapat apresiasi yang luar bisaa dari kepala desa sang singa, yang baru saat ini dalam sejarah desa tersebut ada anak kecil yang memenangkan lomba cerpen. Kancilpun maju ke depan untuk menerima penghargaan dari kepala desa. Teman-teman kancil yang selama ini meledek kancil, secara tiba-tiba memuji kancil karena prestasinya. Tak lupa anjing yang selama ini menyebarkan cerita “kancil mencuri timun” mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulanginya kembali.

Beberapa tahun kemudian kancil dan kura-kura sudah dewasa. Dia sekarang menjadi penulis yang terkenal di seluruh dunia, sedangkan kura-kura menjadi motivator dan bintang film layar lebar. Semua ini berkat persahabatan, kesabaran dan memanfaatkan computer tablet dengan tepat sejak dini.

About duniakuro
this is great blog

18 Responses to Kancil, Kura-kura dan computer tablet

  1. Wah Si Anjing menyebarkan berita negatif, Si Kancil melakukan pencitraan🙂

  2. MT says:

    permisi, numpang menikmati dongengnya ya

  3. Si kuro menulis Kuro ahahhaha….ayooo ro semnagadh nulis

  4. naila says:

    jiahhhhhhhhh…………
    pencitraan atau brand imaging emang penting, kasian kancil udah punya stempel jelek di dunia dongeng,
    cerita yang cukup menarik,
    semoga sukses kawan!!!

    • duniakuro says:

      amin… terima kasih kawan…..
      iya ini melakukan pencitraan pada kancil agar ada dongeng yang bagus untuknya…
      sukses juga ya kawan….

  5. anum says:

    semoga berhasil ya cil😀
    tks partisipasinya😀

  6. chocoVanilla says:

    Waaa, saya jugak mau itu computer tabletnyaaa…..😀
    Sukses yaaa…..

  7. nadzara says:

    semoga bukan hanya sikancil yang sukses disarikata.com tapi juga duniakuronya juga ya.

  8. segokrawu says:

    sewaktu kecil setiap mau tidur ibu selalu berdongeng kancil. ceritanya macam2. lama2 bosan, he3

    • duniakuro says:

      o, iya memang kancil salah satu raja dongeng, dan ini meneruskan kejayaan kancil di negeri dongeng hehehe…. terima kasih telah berkunjung,,,,

  9. andrianjati says:

    kok mesti tokohe kuro mas?, mbok diganti coro apo tikus ngono lho,,tpi sip lah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: